Luwu – Saat sebagian warga merayakan pergantian tahun dengan suka cita, malam Tahun Baru justru berubah menjadi petaka bagi pasangan suami istri Mansyur dan Sartika, warga Dusun Malenggang, Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.
Rumah sederhana yang mereka tempati ludes dilalap api pada malam tahun baru Rabu malam (31/12/2025) sekitar pukul 23.45 WITA, tepat di detik-detik akhir tahun.
Api berkobar hebat dan dengan cepat menghanguskan hampir seluruh bagian rumah beserta isinya.
Dalam hitungan menit, kobaran api membuat pemilik rumah tak sempat menyelamatkan harta benda berharga.
Sejumlah barang bernilai tinggi ikut terbakar, di antaranya dua unit sepeda motor jenis VIAR dan Honda Scoopy, satu unit kulkas, mesin cuci, mesin alkon, serta uang tunai sekitar Rp11 juta.
Tak hanya itu, emas seberat kurang lebih 8 gram dan dokumen penting, termasuk ijazah sekolah, juga ikut musnah dalam peristiwa tersebut.
Kerugian materi diperkirakan cukup besar, meski hingga kini belum ada taksiran resmi dari pihak berwenang.
Warga sekitar yang melihat api membesar langsung berupaya memberikan pertolongan.
Petugas Pemadam Kebakaran bersama masyarakat setempat berjibaku melakukan pemadaman sekaligus pendinginan, guna mencegah api merambat ke rumah lain yang berada di kawasan permukiman padat.
Api akhirnya berhasil dikendalikan, namun rumah korban nyaris rata dengan tanah. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Dalam video viral yang beredar menyebutkan kebakaran tersebut diduga akibat percikan api petasan.
“Ya Allah, tolong, be kasian, gara-gara petasan mi mungkin Ya Allah. We kasian rumahnya tetanggaku dikkana, Ya Allah,” ungkap seorang netizen berusaha perempuan dalam video tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian Sektor Bua.
Pihak kepolisian telah melakukan langkah awal guna memastikan sumber api yang memicu kebakaran di malam pergantian tahun tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa di tengah euforia perayaan Tahun Baru, kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran tetap harus diutamakan, khususnya di kawasan permukiman warga.
Dalam video viral yang beredar menyebutkan kebakaran tersebut diduga akibat percikan api petasan.
“Ya Allah, tolong, be kasian, gara-gara petasan mi mungkin Ya Allah. We kasian rumahnya tetanggaku dikkana, Ya Allah,” ungkap seorang netizen berusaha perempuan dalam video tersebut.





