Morowali – Malam ramah tamah pascapelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) tingkat Kabupaten Morowali berlangsung penuh kesemarakan.
Mengusung tajuk “Malam Cinta Sulawesi”, perayaan persaudaraan ini dipusatkan di Alun-Alun Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Matansala, pada Sabtu (14/02/2026) malam.
Perhelatan agung yang dikemas dalam format mega konser tersebut menghadirkan dua bintang tamu penyanyi daerah ternama.
Mereka adalah Waode Iriani yang mewakili pesona suara Sulawesi Tenggara dan Ridwan Sau dari Sulawesi Selatan.
Kehadiran kedua seniman ini sukses menyedot antusiasme warga, sekaligus mempertebal nuansa kebersamaan lintas paguyuban di tanah rantau.
Ribuan masyarakat tampak memadati kawasan alun-alun dan larut dalam syahdunya alunan musik serta tembang-tembang daerah.
Lantunan lagu tersebut dinilai tak hanya menggugah rasa kedaerahan, tetapi juga mempertegas identitas budaya masyarakat Sulawesi yang bermukim dan berkarya di Morowali.
Momentum ramah tamah ini terbukti melampaui sekadar ajang konsolidasi keorganisasian, melainkan bertransformasi menjadi ruang ekspresi budaya yang megah.
Puncak acara ditandai dengan kemeriahan tradisi lulo massal, sebuah tarian khas masyarakat Sulawesi Tenggara yang merepresentasikan makna persaudaraan dan kebersamaan.
Tampak ratusan peserta dari berbagai latar belakang paguyuban dan unsur masyarakat saling bergandengan tangan membentuk lingkaran besar.
Mereka menari bersama mengikuti irama lulo, menjadikannya simbol nyata dari persatuan dan solidaritas antarkomunitas di wilayah tersebut.
Gelaran Malam Cinta Sulawesi ini pun menjadi sebuah penegasan penting. Keberagaman budaya yang tumbuh subur di Morowali bukan sekadar pelengkap sosial, melainkan fondasi kohesi yang kuat guna merawat semangat kolektif dalam mewujudkan daerah yang inklusif, harmonis, dan progresif ke depannya.





