Palopo – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan penyerahan Remisi Umum Tahun 2026 bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Pancasila Kota Palopo dan dihadiri Wali Kota Palopo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, serta WBP penerima Remisi Umum.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan melalui karya dan pengabdian.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan Remisi Umum Tahun 2026 kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Palopo kepada perwakilan WBP.
Remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik, kepatuhan, serta kesungguhan WBP dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana. Pemberian remisi juga menjadi bagian dari proses pemasyarakatan dalam mendorong perubahan perilaku dan mempersiapkan WBP agar dapat kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menegaskan bahwa remisi tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga sebagai motivasi bagi WBP untuk terus memperbaiki diri dan mengikuti program pembinaan secara konsisten.
“Remisi merupakan penghargaan atas proses perubahan yang telah ditunjukkan. Kami berharap momentum ini menjadi motivasi bagi seluruh Warga Binaan untuk terus berperilaku baik, mengikuti program pembinaan, dan mempersiapkan diri agar nantinya dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, khidmat, dan kondusif. Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Lapas Kelas IIA Palopo berkomitmen untuk terus memperkuat program pembinaan serta mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.





