Palopo – Pemerintah Kota Palopo menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada 2.495 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di lima kelurahan di Kecamatan Bara, Selasa (01/09/2026).
Penyaluran untuk alokasi Juli-September tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Palopo Naili Trisal di kantor kelurahan yang menjadi titik pendistribusian bantuan kepada masyarakat.
Lima kelurahan penerima masing-masing Buntu Datu sebanyak 486 KPM, To’ Bulung 550 KPM, Rampoang 432 KPM, Temmalebba 712 KPM, dan Balandai 315 KPM.
Naili mengatakan penyaluran cadangan pangan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan.
Ia berharap bantuan diterima masyarakat yang berhak dan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.
Tinjau Kampung Sejahtera di Temmalebba
Di sela penyaluran CPPD, Naili juga meninjau kegiatan pelatihan sosial Kampung Sejahtera BBPPKS Makassar di Kelurahan Temmalebba.
Program Kampung Sejahtera di wilayah tersebut dibina oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Temmalebba. Salah satu kegiatan yang dikembangkan adalah pembentukan Kader Bank Sampah Mandiri Berkah.
Program tersebut memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat, mulai dari pengelolaan sampah hingga pengembangan produk yang memiliki nilai ekonomi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap produk yang dihasilkan kelompok tersebut, Naili memesan 50 botol sabun cuci piring yang diproduksi anggota Kampung Sejahtera.
“Saya pesan sebanyak 50 botol, ini kan baru permulaan produksi, jadi saya pesan dulu 50 botol. Semoga ke depannya produksinya bisa lebih meningkat dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan anggota Kampung Sejahtera ini,” kata Naili.
Pendamping PKH Kelurahan Temmalebba Musafir Lukman mengatakan Kampung Sejahtera dikembangkan dengan memanfaatkan keberadaan bank sampah.
Menurut dia, warga, khususnya perempuan yang terlibat dalam program tersebut, mendapatkan edukasi dan pelatihan untuk mengolah sampah menjadi barang daur ulang bernilai ekonomi.
Selain pengelolaan sampah, mereka mendapat pelatihan memproduksi sabun cuci piring yang saat ini menjadi salah satu produk utama kelompok.
“Untuk saat ini kami fokus untuk produk sabun cuci piring, dan kami berharap ke depannya bisa menghasilkan produk-produk yang lain dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Musafir.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Palopo turut didampingi perwakilan Perum Bulog Palopo, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, Camat Bara, serta lurah dari wilayah yang menjadi lokasi penyaluran.





