Pemkot Palopo kembali menggelar Kampung Seniman Jalanan (Kamp. SENJA) untuk mewadahi kreativitas generasi muda dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Palopo – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kembali menggelar Kampung Seniman Jalanan (Kamp. SENJA) di halaman belakang Kantor Wali Kota Palopo, Sabtu (19/09/2026).

Mewakili Wali Kota Palopo, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Syamsul Alam menyambut baik hadirnya kembali ruang kreativitas publik tersebut.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari hidupnya ruang publik serta aktivitas seni dan kebudayaan.

“Pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia Kota Palopo terus menunjukkan hasil yang baik. Namun, pembangunan tidak boleh berhenti pada angka-angka saja. Kita butuh ruang publik yang mampu melahirkan generasi yang percaya diri, kreatif, dan produktif,” ujar Syamsul Alam saat membacakan sambutan Wali Kota.

Ia mengajak generasi muda dan para seniman di Kota Palopo untuk tidak ragu mengekspresikan karya melalui ruang yang telah disediakan.

Mereka juga didorong memanfaatkan teknologi digital agar karya lokal dapat dikenal lebih luas.

“Pemerintah bertugas menyediakan ruang dan ekosistemnya, tetapi keberanian anak mudalah yang menentukan masa depan kreativitas di Palopo. Mari kita jaga bersama ruang publik ini agar seniman terus berkarya dan ekonomi kreatif warga juga makin berputar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palopo Emil Nugraha mengatakan, Kamp. SENJA tahun ini telah memasuki tahun ketiga sejak pertama kali diresmikan pada Februari 2024.

Mengusung tema “Merajut Karya dalam Denyut Kehidupan”, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dengan melibatkan berbagai komunitas seni dan budaya.

Pelaksanaan Kamp. SENJA turut bekerja sama dengan Dewan Kesenian Daerah, sanggar seni, serta pemerhati budaya lokal.

Masyarakat disuguhkan beragam pertunjukan seni, mulai dari tari kreasi, pembacaan puisi, hingga seni bertutur.

Melalui Kamp. SENJA, Pemkot Palopo berharap semakin banyak bakat seni dari kalangan generasi muda yang muncul dan mendapatkan ruang untuk mengembangkan kreativitas.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem seni dan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Palopo.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *