Luwu – Aksi perampokan disertai kekerasan yang berujung maut terjadi di sebuah kios BRI Link di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang (Walmas), Kabupaten Luwu, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Korban diketahui bernama Ririn (31), warga Lingkungan Pusun, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara.
Ia ditemukan tewas dengan luka parah di bagian kepala saat tengah berjaga seorang diri di tempat kerjanya.
Peristiwa tragis itu sontak menggemparkan warga sekitar. Pasalnya, aksi brutal tersebut terjadi pada siang hari, tepat di depan lapangan Desa Lalong.
Kepada media, saksi mata, Reisa mengaku mendengar suara seperti orang kesakitan dari arah kios sekitar pukul 14.00 Wita.
“Saya sedang berada di dalam warung, tiba-tiba terdengar suara seperti orang kesakitan. Saya langsung keluar dan melihat seorang laki-laki keluar dari pintu belakang BRI Link,” ungkapnya.
Menurut keterangan saksi, pelaku merupakan pria berusia sekitar 30 tahun, mengenakan jaket atau sweater biru pudar dan celana pendek.
Pelaku terlihat membawa brankas berwarna biru serta sebuah palu, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis matik yang diduga Honda Beat.
Setelah pelaku kabur, saksi masuk ke dalam kios dan mendapati korban dalam posisi tengkurap, berlumuran darah. Korban mengalami luka robek serius di bagian kepala sebelah kanan dan luka di bawah telinga kiri, diduga akibat hantaman benda tumpul.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera memanggil warga sekitar dan keluarga korban.
Sekitar pukul 14.40 Wita, korban dibawa menggunakan mobil pribadi ke rumahnya di Lingkungan Pusun, Kelurahan Bosso. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Azis, SH bersama personel Polsek Walenrang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain membunuh korban pelaku juga membawa kabur brankas BRI Link yang berisi uang tunai. Jumlah kerugian materiil hingga kini masih dalam pendataan.
Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muh. Ibnu Robbani, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
“Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan barang bukti. Sementara itu, korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.





