Nasional – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memutuskan untuk melewatkan momen pergantian tahun dengan cara yang jauh dari kesan pesta pora.

Kepala Negara dijadwalkan terbang ke Provinsi Aceh untuk menyambut Tahun Baru 2026 di tengah-tengah masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana alam hidrometeorologi.

Kepastian rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, usai mengikuti rapat internal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (30/12/2025).

“Bapak Presiden berencana ke Aceh. Insyaallah, beliau akan menghabiskan malam tahun baru nanti bersama rakyat Aceh,” ungkap Qodari kepada awak media, dikutip dari Liputan6.

Meski rincian agenda belum dipublikasikan secara penuh, Qodari memberikan sinyal bahwa Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu lokasi prioritas kunjungan.

Wilayah ini diketahui sebagai salah satu titik terparah yang dihantam banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

“Spesifik kegiatannya belum dibahas detail, namun saya mendengar beliau akan ke Bener Meriah. Nanti bisa dikonfirmasi lebih lanjut teknisnya dengan Sekretaris Kabinet, Pak Teddy,” tambahnya.

Kunjungan Presiden ini bertepatan dengan satu bulan masa tanggap darurat dan pemulihan pasca-bencana yang melanda wilayah Sumatera.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melaporkan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI-Polri, dan masyarakat telah membuahkan hasil signifikan dalam waktu singkat.

Teddy memaparkan data konkret pemulihan infrastruktur vital. Dari total 78 ruas jalan nasional yang terputus di 52 kabupaten/kota terdampak, pemerintah telah berhasil menyambungkan kembali 72 ruas jalan.

“Hanya tersisa 6 titik yang masih dalam pengerjaan, tersebar di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Akses logistik menjadi prioritas utama kami,” jelas Teddy di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (29/12/2025).

Selain jalan, perbaikan jembatan juga dikebut.

Sebanyak 12 jembatan strategis yang rusak parah kini sudah bisa dilalui.

Teddy mencontohkan jembatan bentang panjang di Bireuen yang mencapai 180 meter, berhasil dipulihkan hanya dalam waktu 7 hingga 10 hari berkat kerja keras petugas dan warga.

Di sektor perumahan, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menegaskan bahwa pemerintah sedang mempercepat pembangunan hunian tetap.

Sesuai instruksi Presiden, BPI Danantara ditargetkan membangun 15.000 unit rumah, sementara Kementerian Perumahan dan BNPB telah memulai pembangunan ribuan unit lainnya di lahan BUMN.

“Minggu depan, sekitar 600 unit hunian untuk warga terdampak diproyeksikan rampung. Sekolah-sekolah juga mulai dibersihkan dari lumpur agar kegiatan belajar mengajar bisa dimulai awal Januari 2026,” tambah Teddy.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh pada Rabu (31/12/2025) nanti dinilai sebagai bentuk dukungan moral sekaligus pengawasan langsung terhadap upaya pemulihan yang diklaim pemerintah berjalan cepat berkat semangat gotong royong seluruh elemen bangsa.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *