Luwu – Turnamen Adhyaksa Badminton Luwu Open Cup Tahun 2026 resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu Tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan atlet bulutangkis dari berbagai daerah.

Turnamen yang diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Luwu tersebut berlangsung di GOR PB. Zul Jaya, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, selama lima hari, mulai Selasa (27/01/2026) hingga Sabtu (31/01/2026).

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Hendra, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan kemenangan, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antar atlet bulutangkis.

“Turnamen ini diikuti oleh 597 peserta dari 136 klub dengan total 402 pertandingan. Para peserta berasal dari berbagai wilayah seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat (Nabire), Kalimantan Timur, hingga Jawa Barat,” jelas Muhammad Hendra pada Selasa (27/01/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Muhandas Ulimen, menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi wadah penting bagi bibit-bibit muda pecinta bulutangkis untuk berkembang secara berkelanjutan.

ia berharap ajang ini dapat melahirkan atlet yang mampu bersaing di kancah nasional.

“Saya berharap Adhyaksa Badminton Luwu Open Cup pertama ini tidak menjadi yang terakhir, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai ajang pembinaan atlet secara terstruktur,” ujar Muhandas Ulimen saat memberikan sambutan.

Bupati Luwu, Patahudding, melalui Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Luwu terhadap pelaksanaan turnamen tersebut.

Ia menilai kegiatan ini berpotensi menjadi salah satu event olahraga terbesar di Kabupaten Luwu.

“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pemersatu serta media efektif untuk menemukan dan mengasah bibit atlet berprestasi. Kami dari pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini untuk ditingkatkan pada pelaksanaan berikutnya,” kata Muhammad Rudi.

Selain berdampak pada pembinaan olahraga, turnamen ini juga dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap Adhyaksa Badminton Luwu Open Cup dapat menjadi festival olahraga yang berkelanjutan, menjunjung tinggi sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet bulutangkis berprestasi di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *