Luwu – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Luwu resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu.

Proses pendaftaran dibuka mulai 5 hingga 19 Mei 2026 melalui panitia seleksi yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu.

Informasi tersebut diumumkan melalui poster resmi BKPSDM Luwu yang beredar di media sosial, lengkap dengan syarat administrasi dan kode QR untuk akses informasi lebih lanjut.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala BKPSDM Luwu, Muhammad Arsyad, mengatakan seleksi terbuka ini dilakukan untuk menjaring figur terbaik yang mampu mengisi jabatan strategis Sekretaris Daerah.

“Jabatan Sekda merupakan posisi sentral dalam roda pemerintahan daerah. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara terbuka, profesional, dan berdasarkan kompetensi,” ujar Muhammad Arsyad, Kamis, (7/5/2026).

Ia menegaskan, seluruh tahapan seleksi akan mengedepankan prinsip transparansi dan merit system sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas manajerial, integritas, serta pengalaman birokrasi yang memadai untuk membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan,” katanya.

Dalam pengumuman tersebut, pelamar diwajibkan berstatus ASN, minimal berpangkat Pembina Tingkat I (IV/b), serta memiliki pengalaman jabatan paling singkat lima tahun di bidang yang relevan.

Selain itu, peserta juga harus memiliki rekam jejak yang baik dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin berat.

BKPSDM juga menetapkan batas usia maksimal 56 tahun bagi pelamar yang sedang atau pernah menduduki jabatan administrator maupun fungsional ahli madya, serta maksimal 58 tahun untuk pelamar yang sedang atau pernah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

Muhammad Arsyad menyebutkan, seleksi ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan birokrat yang adaptif terhadap tantangan pemerintahan modern.

“Sekda ke depan harus mampu menjadi motor penggerak birokrasi, memperkuat pelayanan publik, serta mampu membangun koordinasi yang solid antar perangkat daerah,” ungkapnya.

Ia pun mengajak ASN yang memenuhi syarat agar ikut berkompetisi secara sehat dalam proses seleksi tersebut.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi ASN yang memenuhi persyaratan untuk ikut ambil bagian. Ini kesempatan untuk mengabdi lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Luwu,” tutupnya.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *