Pemkot Palopo menggelar Operasi Pasar Murah untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok dalam rangka Hari Koperasi Nasional ke-79.

Palopo – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) kembali menggelar Operasi Pasar Murah di area Lagota, Pasar Pusat Niaga Palopo (PNP), pada Selasa (21/07/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan mewakili Wali Kota Palopo ini digelar sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi daerah serta memeriahkan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo, Andi Enceng, mengatakan bahwa operasi pasar dan pangan murah tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor.

Sinergi ini melibatkan Diskopdagrin, Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Dispertan PP), Bulog, serta sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) pangan lainnya.

“Pasar murah ini dilaksanakan dalam rangka Hari Koperasi Nasional ke-79. Ini juga merupakan bentuk intervensi yang dilakukan oleh pemerintah agar masyarakat dapat lebih mudah menjangkau bahan pangan,” ungkap Andi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sangat krusial untuk menekan laju inflasi, menjaga stabilitas harga di pasaran, serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi warga.

Melalui pasar murah ini, masyarakat diharapkan terbantu dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Pelaksanaan kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palopo, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palopo, pimpinan Bulog Kota Palopo, Kepala Diskopdagrin beserta jajarannya, serta masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, masyarakat tampak sangat antusias dan menyambut baik kehadiran pasar murah tersebut.

Adapun daftar harga bahan pokok yang disediakan dalam Operasi Pasar Murah ini adalah sebagai berikut:

  • Bawang putih: Rp34.000/kg
  • Bawang merah: Rp38.000/kg
  • Cabai rawit: Rp25.000/kg
  • Minyak goreng Smart: Rp46.000/2 liter
  • Minyak goreng Riski: Rp17.000/800 ml
  • Minyak goreng Multimas: Rp20.000/liter
  • Gula pasir: Rp16.000/kg
  • Telur ayam: Rp40.000/rak
  • Susu kaleng: Rp10.000/kaleng
  • Minyakita (kemasan bantal): Rp15.500/liter
  • Beras SPHP: Rp58.000/5 kg
  • Beras premium Be Food: Rp74.000/5 kg

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *