Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo sampaikan permohonan maaf resmi atas insiden saat aksi mahasiswa dan berkomitmen melakukan evaluasi internal serta perbaikan layanan.

Palopo – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mangkaluku Kota Palopo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, mahasiswa, peserta aksi, serta keluarga dari kedua belah pihak menyusul peristiwa yang terjadi dalam aksi penyampaian aspirasi mahasiswa di lingkungan perusahaan.

Permohonan maaf tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap resmi manajemen Perumda Tirta Mangkaluku sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus upaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

Dalam pernyataan tersebut, manajemen menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang telah menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu suasana kondusif di lingkungan perusahaan.

“Atas nama direktur dan seluruh jajaran manajemen Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo, kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat Kota Palopo, rekan-rekan mahasiswa dan seluruh peserta aksi unjuk rasa, para keluarga korban dari kedua belah pihak, atas peristiwa yang terjadi dan telah menimbulkan keprihatinan, ketidaknyamanan, serta terganggunya suasana kondusif di lingkungan perusahaan,” demikian pernyataan resmi Direktur Perumda Tirta Mangkaluku.

Manajemen menyadari bahwa peristiwa tersebut bukan sesuatu yang diharapkan oleh siapa pun.

Sebagai perusahaan daerah yang bertanggung jawab terhadap pelayanan publik, Perumda Tirta Mangkaluku memandang pentingnya menjaga profesionalisme, komunikasi yang baik, serta ruang penyampaian aspirasi yang aman dan bermartabat.

Perusahaan juga menyatakan menghormati hak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan kritik, pandangan, serta aspirasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.

Menurut manajemen, kritik masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan air bersih di Kota Palopo.

“Oleh karena itu, kami senantiasa membuka ruang komunikasi, dialog, dan penyampaian aspirasi secara konstruktif dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kesantunan, saling menghormati, dan ketertiban bersama,” lanjut pernyataan tersebut.

Terkait peristiwa yang kini disebut sedang dalam penanganan hukum, Perumda Tirta Mangkaluku menyatakan menghormati kewenangan aparat penegak hukum untuk menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil.

Manajemen juga menekankan pentingnya perlindungan hak seluruh pihak, baik mereka yang mengalami kerugian maupun pihak yang sedang menjalani proses hukum.

Perusahaan berharap penanganan perkara tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak mengabaikan hak dan martabat pihak-pihak yang terlibat.

Di samping menghormati proses hukum, Perumda Tirta Mangkaluku menyatakan terbuka terhadap upaya komunikasi, silaturahmi, dialog, hingga mediasi dengan seluruh pihak terkait.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi jalan untuk memulihkan hubungan baik dan membangun kembali kepercayaan tanpa mengesampingkan proses hukum yang berlangsung.

“Upaya tersebut bukan dimaksudkan untuk mengesampingkan proses hukum, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk memulihkan hubungan baik, membangun kembali kepercayaan, dan menjaga nilai-nilai persaudaraan,” demikian penjelasan manajemen.

Perumda Tirta Mangkaluku turut mengajak seluruh pihak menghindari tindakan maupun pernyataan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Perusahaan berharap perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi perselisihan berkepanjangan, sehingga penyelesaian persoalan dapat ditempuh dengan tetap menghormati kepentingan dan martabat masing-masing pihak.

Sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan, Perumda Tirta Mangkaluku berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah aspek internal perusahaan.

Evaluasi tersebut mencakup mekanisme penerimaan aspirasi masyarakat, komunikasi publik, pengamanan lingkungan kerja, serta pembinaan sikap profesional seluruh pegawai.

Manajemen menyatakan pembenahan sistem dan tata kelola akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Di tengah situasi tersebut, Perumda Tirta Mangkaluku memastikan komitmennya untuk tetap menjalankan tanggung jawab utama dalam menyediakan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Palopo.

Perusahaan juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif agar pelaksanaan pelayanan publik dapat terus berlangsung.

Pada bagian akhir pernyataannya, Direktur Perumda Tirta Mangkaluku kembali menyampaikan permohonan maaf serta berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan terhadap hukum, dan semangat kemanusiaan.

“Kami percaya bahwa perbedaan pandangan tidak harus menghilangkan persaudaraan, dan setiap persoalan dapat dihadapi dengan kebijaksanaan, penghormatan terhadap hukum, serta semangat kemanusiaan,” demikian pernyataan tersebut.

Manajemen berharap komunikasi yang baik dapat terus dibangun bersama mahasiswa dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kota Palopo.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *