Palopo – Tragedi memilukan terjadi di sebuah rumah di wilayah Kelurahan Kambo, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo. Seorang pemuda bernama Ilham Harianto (26) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Selasa (03/02/2026) dini hari.

Karyawan swasta tersebut diduga kuat nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat penyakit yang dideritanya. Kepastian mengenai insiden ini dikonfirmasi langsung oleh Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, setelah anggotanya melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian dari pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat keluhan kesehatan yang cukup mengganggu.

“Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa almarhum sering mengeluh mengalami sakit perut akut. Namun, setiap kali diajak untuk berobat medis ke dokter, korban selalu menolak,” terang AKP Marsuki.

Peristiwa nahas ini bermula usai korban menghabiskan waktu berkumpul bersama keluarganya. Sekitar pukul 21.00 Wita, korban berpamitan untuk kembali ke rumahnya. Tidak ada yang menyangka bahwa itu adalah momen terakhir keluarga melihat Ilham dalam keadaan hidup.

Jasad korban baru ditemukan beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 01.29 Wita. Saksi mata, Mahwan (30) dan Firdaus, yang hendak masuk ke rumah korban, dikejutkan dengan pemandangan tubuh Ilham yang sudah tergantung kaku pada balok kayu di ruang tamu. Leher korban terjerat seutas tali nilon berwarna merah.

Melihat kejadian tersebut, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar. Tali gantungan kemudian dipotong, dan jenazah korban dibaringkan di dalam kamar sembari menunggu kedatangan aparat berwenang.

Merespons laporan warga, Kanit SPKT Polsek Wara bersama piket fungsi dan Tim Inafis Polres Palopo tiba di lokasi kejadian pada pagi harinya, sekitar pukul 07.30 Wita. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah.

“Hasil pemeriksaan awal oleh petugas dan Tim Inafis menyimpulkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Kejadian ini murni gantung diri,” tutup AKP Marsuki.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *