Luwu – Kepala Desa Padang Kalua, Umi, menjadi sasaran dampak lanjutan dari aksi tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Rumah pribadi Kepala Desa tersebut dilaporkan dilempari bom molotov pada Kamis dini hari (29/01/2026), menyusul rangkaian konflik yang memanas.

Peristiwa ini bermula pada Rabu malam (28/01/2026), sekitar pukul 22.30 WITA, ketika aksi tawuran pecah di kawasan traffic light Kecamatan Bua.

Bentrokan tersebut melibatkan gabungan kelompok pemuda Desa Padang Kalua dan Desa Barowa melawan kelompok pemuda Desa Tanarigella.

Konflik ini diketahui merupakan kelanjutan dari permasalahan lama yang sebelumnya sempat dimediasi di Polsek Bua dengan disaksikan Kapolsek, Camat, serta aparat desa setempat.

Namun, kesepakatan damai diduga tidak diterima sepenuhnya oleh beberapa pihak sehingga provokasi kembali terjadi.

Pemicu utama bentrokan kali ini terjadi sebelum tawuran meletus, tepatnya sekitar pukul 21.30 WITA.

Seorang warga Dusun Campa, Desa Tanarigella bernama Andri Bukardi (36), dilaporkan mengalami luka di bagian paha kanan akibat terkena busur.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh pria berinisial D, warga Desa Barowa, yang memicu kemarahan dan berujung pada tawuran terbuka.

Pasca bentrokan, aparat gabungan sempat melakukan patroli hingga pukul 03.00 WITA. Namun, situasi kembali tegang setelah aparat meninggalkan lokasi.

Salah satu kelompok diduga mendatangi Desa Padang Kalua, mengancam akan membakar rumah, hingga terjadi insiden pelemparan molotov ke kediaman Umi.

Beruntung, warga Desa Padang Kalua memilih menahan diri dan tidak terpancing emosi.

Sekitar pukul 03.40 WITA, sebanyak 40 personel Brimob Batalyon D Pelopor Polda Sulsel tiba di lokasi untuk memberikan pengamanan tambahan.

Tim gabungan Brimob dan Polres Luwu langsung bergerak menyisir lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku pembusuran berinisial D di kediamannya.

Saat ini, pelaku telah ditahan di Polres Luwu.

Terkait insiden yang menimpa kediamannya, Umi tetap mengimbau warganya agar tenang dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada kepolisian.

Pihak berwajib menyatakan masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pelemparan rumah kepala desa tersebut.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *