Makassar – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) terus berupaya meningkatkan produktivitas pangan di wilayahnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, Polda Sulsel melakukan penanaman jagung di atas lahan seluas total 812 hektare yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Lahan seluas 812 hektare yang telah ditanami tersebut terdiri dari berbagai jenis kepemilikan dan peruntukan.
Mulai dari lahan milik Polri, lahan PTPN, program Lahan 1 Desa 1 Hektare, kawasan kehutanan, lahan baku sawah, hingga lahan milik pesantren.
Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Asdi Ferdian Saputra, menyampaikan rincian lokasi lahan binaan yang tersebar di beberapa wilayah hukum Polres jajaran pada Hari Kamis (5/2/2026).
Adapun sebarannya sebagai berikut:
Polres Bantaeng: 10 Ha
Polres Barru: 6,68 Ha
Polres Bone: 2,5 Ha
Polres Bulukumba: 288,3 Ha
Polres Enrekang: 4 Ha
Polres Gowa: 2 Ha
Polres Jeneponto: 9 Ha
Polres Luwu: 27 Ha
Polres Luwu Timur: 2 Ha
Polres Luwu Utara: 36,1 Ha
Polres Palopo: 1 Ha
Polres Pangkep: 1 Ha
Polres Pinrang: 17,5 Ha
Polres Sidrap: 26 Ha
Polres Sinjai: 11,1 Ha
Polres Soppeng: 1 Ha
Polres Takalar: 45 Ha
Polres Wajo: 7 Ha
Kombes Pol Asdi Ferdian Saputra menjelaskan bahwa kegiatan penanaman masif ini merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan pusat agar setiap Polda melakukan akselerasi penanaman pada kuartal pertama tahun 2026.
“Polda Sulsel sesuai perintah pimpinan telah menanam jagung di lahan seluas 812 hektare yang terdiri dari beberapa Polres. Lahan ini merupakan lahan binaan Polri yang dikontrol oleh polisi penggerak. Tentunya target kita adalah bagaimana Polda Sulsel menjadi penyuplai swasembada jagung di tahun 2026,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan bahwa luas lahan ini diprediksi akan terus bertambah sesuai dengan pembaruan data dari masing-masing gugus tugas ketahanan pangan di Polres jajaran.
Pihaknya optimistis kepolisian dapat memberikan kontribusi signifikan bagi sektor pertanian daerah.
“Insya Allah Polda Sulsel menjadi garda terdepan dalam meningkatkan swasembada pangan di bidang jagung untuk tahun 2026,” tutup Kombes Pol Asdi Ferdian Saputra.









