Manado – Pelarian panjang pelaku perampokan sadis yang merenggut nyawa seorang penjaga kios BRI Link di Kabupaten Luwu akhirnya kandas.
Setelah sempat menjadi buronan dan memicu keresahan masyarakat, tersangka pembunuhan terhadap Ririn (31) berhasil diringkus oleh aparat kepolisian di wilayah Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis (26/02/2026).
Selain keberhasilan penangkapan tersebut, polisi juga menemukan jejak penting peninggalan pelaku.
Brankas berwarna biru yang sebelumnya dibawa kabur dari kios korban akhirnya ditemukan dalam kondisi terbuang di sebuah aliran sungai di wilayah Walenrang.
Penangkapan ini sekaligus mematahkan kesimpangsiuran informasi, di mana sebelumnya pada Kamis (19/02/2026) lalu, sempat beredar luas foto wajah rekayasa kecerdasan buatan (AI) serta hoaks penangkapan dini yang sempat merepotkan pihak penyelidik.
Kasus berdarah ini sendiri bermula di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang (Walmas). Tragedi maut yang menimpa warga Kelurahan Bosso tersebut terjadi pada siang bolong, tepatnya pada Rabu (18/02/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Saksi mata di sekitar lokasi, Reisa, menjadi orang pertama yang menyadari adanya kejanggalan setelah mendengar suara rintihan kesakitan dari arah kios BRI Link.
Saat bergegas keluar untuk memeriksa, Reisa memergoki seorang pria yang diperkirakan berusia 30 tahun berlari meninggalkan lokasi melalui pintu belakang.
Pria misterius yang mengenakan sweter biru pudar dan celana pendek itu terlihat menenteng sebuah palu dan brankas biru, lalu tancap gas melarikan diri menggunakan sepeda motor matik yang diduga kuat jenis Honda Beat.
Nahas, ketika saksi masuk ke dalam kios, korban Ririn sudah ditemukan dalam kondisi tengkurap dan bersimbah darah. Hantaman benda tumpul, yang diduga kuat adalah palu yang dibawa pelaku, membuat korban mengalami luka robek sangat parah di kepala sisi kanan dan bagian bawah telinga kiri.
Meski warga setempat sempat berupaya mengevakuasi korban ke rumahnya, nyawa wanita malang tersebut tak tertolong.
Mengetahui insiden brutal tersebut, jajaran Polsek Walenrang yang dipimpin langsung oleh AKP Abdul Azis segera turun tangan mengamankan lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Investigasi mendalam terus digencarkan di bawah komando Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muh. Ibnu Robbani.
Berkat kerja keras tim kepolisian dalam mengumpulkan barang bukti dan merangkai jejak pelarian, teka-teki kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang sempat menggemparkan warga Luwu ini akhirnya berhasil terungkap terang benderang dengan ditangkapnya pelaku di Manado.
Saat ini, kepolisian terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait motif dan detail aksi keji yang dilakukan tersangka.









