Palopo – Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin menghadiri Pelatihan Literasi Digital bagi pengurus Koperasi Merah Putih dan pelaku UMKM Kota Palopo yang mengusung tema “Koperasi Merah Putih Berdaya di Era Digital.”
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Saokotae pada Sabtu (29/11/2025) dan diikuti puluhan peserta dari berbagai sektor usaha.
Pelatihan ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya transformasi digital, mulai dari keamanan data, strategi komunikasi daring, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan pertumbuhan usaha.
Kepala Badan Pengembangan Literasi Digital Kominfo, Rizki Ameliah, dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk terus memperkuat kapasitas digital masyarakat.
“Kita ingin meningkatkan Koperasi Merah Putih agar mampu berkembang di era digital. Dengan kolaborasi ini, berbagai kegiatan dapat kita lakukan, bukan hanya untuk koperasi tetapi juga untuk meningkatkan pemahaman digital masyarakat,” ujarnya.
Rizki menambahkan bahwa kegiatan literasi digital akan terus berkelanjutan.
“Ke depan kita akan memberikan materi berkelanjutan di Kota Palopo dan wilayah Sulsel. Setiap tahun kita memiliki kegiatan, dan Palopo sudah menjadi lokasi kegiatan rutin sejak 2021,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Palopo Akhmad Syarifuddin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih karena Kota Palopo kembali dipercaya sebagai tuan rumah.
“Ini kebanggaan bagi kami. Kepercayaan ini tentu akan kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih sejalan dengan arahan pemerintah pusat.
“Kita berharap koperasi ini dapat menjadi ujung tombak dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Program ini sangat baik dan selaras dengan prioritas Wali Kota, terutama dalam memberdayakan UMKM, khususnya ibu-ibu yang memiliki keterampilan. Saat ini kita sudah memiliki wadah yaitu Koperasi Merah Putih,” jelasnya.
Akhmad Syarifuddin mendorong para pelaku UMKM memanfaatkan peluang yang ada.
“Mari kita manfaatkan program pemerintah pusat, seperti MBG, di mana kita bisa menjadi pemasok kebutuhan seperti sayuran dan lainnya. Peluang ini harus kita tangkap dengan baik,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital.
“UMKM ke depan harus lebih baik dan mampu bersaing, baik di pasar lokal, nasional, maupun internasional. Manfaatkan media sosial sebaik mungkin.”
Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Palopo dan BPSDM Kominfo sebagai bentuk penguatan sinergi dalam memperluas jangkauan literasi digital.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palopo, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo, anggota dewan, para narasumber, peserta, dan undangan lainnya.





