Palopo – Sebanyak 11 warga dijadwalkan menjalani operasi katarak gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di RSUD Sawerigading, Kota Palopo, pada Minggu (13/09/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Sosial berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Palopo, Kitabisa, dan RSUD Sawerigading.
Bakti sosial ini ditujukan untuk membantu warga yang membutuhkan tindakan medis katarak agar dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman dan mandiri.
Sebelum menjalani operasi, peserta terlebih dahulu mengikuti proses skrining yang berlangsung sejak Senin (07/09/2026) hingga Sabtu (12/09/2026).
Dari total 41 pendaftar, sebanyak 31 orang mengikuti skrining awal.
Dari jumlah tersebut, 14 orang dinyatakan layak menjalani operasi.
Selanjutnya, 11 orang dinyatakan siap menjalani tindakan operasi, dua peserta menolak, sementara satu orang lainnya belum memberikan konfirmasi.
Selain mendapatkan layanan operasi katarak secara gratis, peserta juga memperoleh goodie bag yang berisi kacamata khusus pascaoperasi, masker, vitamin, serta tensimeter untuk membantu pemantauan kesehatan di rumah.
Pj Sekretaris Daerah Kota Palopo Andi Poci turut menghadiri kegiatan tersebut dan menyampaikan dukungan atas pelaksanaan operasi katarak gratis.
“Pemerintah Kota Palopo sangat mengapresiasi dan mendukung penuh bakti sosial ini. Kegiatan kolaborasi seperti ini memberikan manfaat yang sangat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga kita yang membutuhkan pelayanan kesehatan mata,” ujar Andi Poci.
Ia menilai layanan operasi katarak gratis dapat membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup setelah gangguan penglihatan ditangani.
“Dengan pulihnya penglihatan mereka, kita tentu berharap kualitas hidup warga ikut meningkat sehingga bisa kembali mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Pelaksanaan bakti sosial tersebut juga menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan lembaga sosial dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.









